METODE-METODE PEMBELAJARAN
MAKALAH
Di Ajukan Sebagai Tugas Pada Mata Kuliah Metode Pembelajaran
MAKALAH
Di Ajukan Sebagai Tugas Pada Mata Kuliah Metode Pembelajaran
Disusun Oleh:
Lia Amalia
FAKULTAS ILMU BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH
TANGERANG 2015
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang
Maha Esa, karena atas berkat rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat
menyelesaikan makalah ini yang membahas mengenai “Metode-Metode
pembelajaran”. Makalah ini disusun guna memenuhi tugas Matakuliah Metode
Pembelajaran. Penulis mencoba memberikan suatu pemahaman yang berguna
untuk pembaca. Serta mengembangkan minat untuk mempelajarinya.
Harapan penulis semoga makalah ini bisa bermanfaat
bagi mahasiswa/i Universitas Muhammadiyah Tangerang khususnya semester IV
yang mudah-mudahan berkenan Di hati bapak/ibu dosen mata kuliah pendidikan.
Penulis menyadadari bahwa makalah ini jauh dari kata sempurna maka dari itu
penulis mohon maaf apabila ada kesalahan dan kekurangan dalam pembuatan makalah
ini.
Tangerang, 22 Desember 2015
Penulis
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ……………………………………..……………. 2
DAFTAR ISI ………………………………3
BAB I
PENDAHULUAN
I.1. Latar Belakang …………………………………………………. 4
I.2. Rumusan masalah …………………………………………………. 4
I.3 Tujuan ……………………………..………………….. 4
BAB II
PEMBAHASAN
II.1. Pengertian Metode Pembelajaraa ......... ……………………………... 5
II.2. Tujuan Metode pembelajaran ……………………………………….... 6
II.3. Fugsi Metode Pembelajaran …………………………….……………..... 6
II.4. Macam-Macam Metode Pembelajaran ……………………………….… 7
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan …………………………………………………. 10
DAFTAR PUSTAKA
KATA PENGANTAR ……………………………………..……………. 2
DAFTAR ISI ………………………………3
BAB I
PENDAHULUAN
I.1. Latar Belakang …………………………………………………. 4
I.2. Rumusan masalah …………………………………………………. 4
I.3 Tujuan ……………………………..………………….. 4
BAB II
PEMBAHASAN
II.1. Pengertian Metode Pembelajaraa ......... ……………………………... 5
II.2. Tujuan Metode pembelajaran ……………………………………….... 6
II.3. Fugsi Metode Pembelajaran …………………………….……………..... 6
II.4. Macam-Macam Metode Pembelajaran ……………………………….… 7
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan …………………………………………………. 10
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
I.1. Latar Belakang
Dalam meningkatkan mutu pendidikan seakan tidak akan
surut. Banyak agenda reformasi yang telah dilaksanakan. Beragam program
inovatif ikut serta memeriahakan reformasi pendidikan.Belajar atau pembelajaran
adalah merupakan sebuah kegiatan yang wajib kitalakukan dan kita berikan kepada
anak-anak kita. Karena ia merupakan kunci sukses untuk menggapai masa depan
yang cerah, mempersiapkan generasi bangsa dengan wawasan ilmu pengetahuan yang
tinggi. Dan pada akhirnya diharapkan akan berguna bagi bangsa, negara,dan
agama. Melihat peran pendidikan yang begitu vital, maka menerapkan metode
yangefektif dan efisien adalah sebuah keharusan. Dengan harapan proses belajar
mengajar akan berjalan menyenangkan dan tidak membosankan. Beragam metode
pembelajaran efektif dapat menjadi pilihan untuk bisa kita persiapkan dalam
sebuah kegiatan pembelajaran.Setiap metode pembelajaran.
Untuk memperjelas pertimbangan-pertimbangan metode
yang melibatkan beragam metode,berikut ini diketengahkan uraian tentang
pengertian metode ,fungsi, tujuan faktor dan macam-macam metode pembelajaran.
I.2. Rumusan Masalah
- Apa definisi dari Metode pembelajaran ?
- Apa tujuan yang hendak di capai dari metode pembelajaran ?
- Apa fungsi metode pembelajaran ?
- Apa saja macam-macam metode pembelajaran ?
I.3. Tujuan Penulisan makalah ini memiliki
tujuan :
- Memahami definisi metode pembelajaran
- Memahami tujuan metode pembelajaran
- Memahami fungsi metode pembelajaran
- Memahami macam-macam pembelajaran
BAB II
PEMBAHASANAN
PEMBAHASANAN
II.1. Pengertian Metode pembelajaran
Metode berasal dari Bahasa Yunani “Methodos’’ yang
berarti cara atau jalan yang
ditempuh. Sehubungan dengan upaya ilmiah, maka metode menyangkut masalah cara kerja untuk dapat memahami objek yang menjadi sasaran ilmu yang bersangkutan. Fungsi metode berarti sebagai alat untuk mencapai tujuan. Pengetahuan tentang metode-metode mengajar sangat diperlukan oleh para pendidik, sebab berhasil atau tidaknya siswa belajar sangat bergantung pada tepat atau tidaknya metode mengajar yang digunakan oleh guru. Jadi
Metode Pembelajaran adalah ilmu yang mempelajari cara-cara untuk melakukan aktifitas yang tersistem dari sebuah lingkungan yang terdiri dari pendidik dan peserta didik untuk saling berinteraksi dalam melakukan suatu kegiatan sehingga proses belajar berjalan dengan baik dalam arti tujuan pengajaran tercapai.Tidak ada satu metode pun yang dianggap paling baik diantara metode-metode yang lain, karena setiap metode mempunyai karakteristik tertentu dengan segala kelebihan dan kelemahan masing -masing.
ditempuh. Sehubungan dengan upaya ilmiah, maka metode menyangkut masalah cara kerja untuk dapat memahami objek yang menjadi sasaran ilmu yang bersangkutan. Fungsi metode berarti sebagai alat untuk mencapai tujuan. Pengetahuan tentang metode-metode mengajar sangat diperlukan oleh para pendidik, sebab berhasil atau tidaknya siswa belajar sangat bergantung pada tepat atau tidaknya metode mengajar yang digunakan oleh guru. Jadi
Metode Pembelajaran adalah ilmu yang mempelajari cara-cara untuk melakukan aktifitas yang tersistem dari sebuah lingkungan yang terdiri dari pendidik dan peserta didik untuk saling berinteraksi dalam melakukan suatu kegiatan sehingga proses belajar berjalan dengan baik dalam arti tujuan pengajaran tercapai.Tidak ada satu metode pun yang dianggap paling baik diantara metode-metode yang lain, karena setiap metode mempunyai karakteristik tertentu dengan segala kelebihan dan kelemahan masing -masing.
II.2. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Metode
pembelajaran
- Pengajar ( Pengetahuan yang dikuasai, pengalaman mengajar, dan personalitas ).
- Siswa ( Tingkat kemampuan,latar belakang, umur, dan pengalaman lingkungan sosial budaya
- Tujuan yang akan dicapai ( bila tujuan yang akan dicapai lebih dari satu maka dapatditentukan dengan kombinsi berbagai macam metode. ).
- Materi ( bahan ajar ) dengan karakteristik yang berbeda.
- Waktu ( Persiapan mengajar ).
- Keadaan dan fasilitas yang tersedia di kelas atau sekolah.
- Jumlah subyek belajar
II.2. Tujuan Metode pembelajaran
Menurut Frank(1985) menunjukan bahwa nilai berada di
dalam benak orang (people’s mind). Pendapat ini diperkuat oleh smith dan jones
(1993) dalam buku philosopy of mind yang menyatakan bahwa keyakinan, kehendak, perasaan
atau pengindraan dan pemikiran berada pada setuktur kerja. Sementara itu
Newcomb menafsirkan bahawa nilai merupakan tujuan terpisah yang terjadi secara
luar biasa dan di sekelilingnya terdapat tingkah laku yang di organisasi.
Sementara UNESCO (1993) menunjukan tempat nilai secara
pragmatis dipersepsi sebagai kualitas tingkah laku, pemikiran, perasaan, dan
sikap manusia yang diterima dan dihargai masyarakatnya.
Selanjutnya atas dasr pemikiran itu UNESCO
memandang bahwa nilai bukan merupakan realitas tertutup dan berada
sendiri.Nilai terikat bersama-sama dalam ikatan logis dan membentuk satu
kesatuan.
II.3. Fungsi Metode Pembelajaran
Ketika kemampuan manusia dibicarakakan pemikikiran
klasik dan psikologi sampai pada pertanyaan tentang manakah yang berpengaruh
pada proses belajar seseorang ,faktor bawaan atau faktor lingkungan karna
faktor ini sebenarnya sangat terikat erat dengan perolehan nilai seseorang
dalam kehidupannya.Cara perolehan nilai pada diri seseorang yang berlangsung
pada kedua titik kutub diakui dalam pandangan ini,namun sebenarnya
persoalan utama bukan terletak pada pengakuan atas dua pandangan yang berbedan
,melainkan terletak pada kualitsa pengaruh faktor
ba11.4. Macam-Macam Metode Pembelajaran Kelebihan Dan
Kekurangannya
A.
Metode ceramah
Metode ceramah yaitu sebuah metode mengajar dengan
menyampaikan informasidan pengetahuan saecara lisan kepada sejumlah siswa yang
pada umumnya mengikuti secara pasif. Muhibbin Syah, ( 2000 ). Metode ceramah
dapat dikatakan sebagai satu-satunyametode yang paling ekonomis untuk
menyampaikan informasi, dan paling efektif dalammengatasi kelangkaan literatur
atau rujukan yang sesuai dengan jangkauan daya beli dan paham siswa.
a. Kelebihan Metode Ceramah
- Dapat menampung kelasa besar,tiap siswa mempunyai kesempatan yang sama mendengarakan, dan karenanya biaya relatif murah
- Konsep yang disajikan secara hiarki akan memberikan fasilitas belajar siswa
- Guru dapat memberi tekanan terhadap hal-hal yang penting hingga waktu dan energi dapat digunakab sebaik mungkin
- Tidak daanya buku pelajaran dan alat bantu peljaran, tidak menghambat terlaksananya pelajaran dengan ceramah
- Guru mudah menguasai kelas
- Mudah menggorganisaikan tempat duduk kelas
- Dapat diikuuti oleh jumlah siswa yang besar
- Mudah mempersiapkan dan melaksanakannya
- Guru mudah menerangkan pelajaran dengan baik
- Lebih ekonomis dalam hal waktu
- Memberi kesempatan pada guru untuk menggunakan pengalaman,pengetahuan dan kearifan
- Dapat menggunakan bahan pelajaran
- Membantu siswa untuk mendengar secara akurat,kritis dan penuh perhatian
- Jika digunakan dengan tepat maka akan dapat menstimulasi dan meningkatkan keinginan belajar siswa dalam bidang akademik.
- Dapat menguatkan bacaan dan
belajar siswa dari beberapa sumber lain
b. Kekurangan
Metode Ceramah
1. Pelajaran
berjalan membosankan dan siswa-siswa menjadi pasif, karena tidak berkesempatan
untuk menemukan sendiri oleh konsep yang diajarkan. Sisawa hanya aktif membuat
catatan saja.
2. Kepadatan
konsep-konsep yang diberikan dapat berakibat siswa tidak mampu menguasai bahan
yang diajarkan.
3. Pengetahuan
yang diperoleh melaui ceramah lebih cepat terlupakan.
4. Ceramah
menyebabkan belajar siswa menjadi “Belajar Menghafal” yang tidak mengakibatkan
timbulnya pengertian.
5. Mudah
menjadi verbalisme.
6. Yang visual
menjadi rugi, dan yang auditif (mendengarkan) yang benar-benar menerimanya.
7. Bila selalu
digunakan dan terlalu digunakan dapat membuat bosan.
8. Keberhasilan
metode ini sangat bergantung pada siapa yang menggunakannya.
9. Cenderung
membuat siswa pasif
B. Metode tanya jawab
Metode Tanya jawab adalah suatu cara untuk menyajikan
bahan pelajarandalam bentuk pertanyaan dari guru yang harus dijawab oleh siswa
atau sebaliknya baik secara lisan atau tertulis. Melalui Tanya jawab akan
memperluas danmemperdalam pelajaran tersebu
a.Kelebihan metode tanya jawab
a.Kelebihan metode tanya jawab
1. peserta
didik dapat mengembangkan keberanian dan ketrampilan dalam menjawab dan
mengemukakan pendapat.
2. Pertanyaan
yang dilontarkan dapat menarik dan memusatkan perhatian peserta didik,
sekalipun ketika itu peserta didik sedang rebut.
3. Merangsang
peserta didik untuk berlatih mengembangkan daya pikir, termasuk daya ingatan.
4. pertanyaan
yang jelas lebih mudah dipahami peserta didik.
5. Situasi
kelas menjadi hidup/dinamis, karena siswa aktif berpikir dan memberikan jawaban
atas pertanyaan yang diajukan.
6. Melatih
siswa agarberani mengemukakan pendapat secara argumentatif dan bertanggung
jawab.
7. Mengetahui
perbedaan pendapat antar siswa dan guru yang dapat membawa ke arah diskusi yang
positif.
8. Membangkitkan
semangat belajar dan daya saing yang sehat diantara siswa.
9. Dapat
mengukur batas kemampuan dan penguasaan siswa terhadap pelajaran yang telah
diberikan.
b.Kekurangan metode tanya jawab
Metode Tanya jawab adalah suatu cara untuk menyajikan
bahan pelajarandalam bentuk pertanyaan dari guru yang harus dijawab oleh siswa
atau sebaliknya baik secara lisan atau tertulis. Melalui Tanya jawab akan
memperluas danmemperdalam pelajaran tersebu
1. banyak waktu terbuang
1. banyak waktu terbuang
2. apabila
peserta didik tidak siap, maka peserta didik merasa takut, dan apalagi bila
guru kurang dapat mendorong peserta
didik, maka peserta didik juga menjadi tidak berani untuk bertanya.
3. terbatasnya
jumlah waktu untuk memberikan pertanyaan kepada setiap peserta didik.
4. Bila
terjadi perbedaan pendapat, akan banyak menyita waktu untuk menyelesaikannya.
Bahkan perbedaan pendapat antar guru dan siswa dapat menjurus kepada negatif,
dimana siswa menyalahkan guru, dan ini besar risikonya.
5. Tanya
jawab dapat menimbulkan penyimpangan dari pokok persoalan/materi pelaharan, hal
ini terjadi jika guru tidak dapat mengendalikan jawaban atas segala pertanyaan
siswanya.
6. Tidak cepat
merangkum bahan pelajaran
7. Tanya jawab akan dapat membosankan jika yang ditanyakan tidak ada
variasi
C. Metode diskusi
C. Metode diskusi
Metode diskusi merupakan salah satu cara mendidik
yanng berupayamemecahkan masalah yang dihadapi, baik dua orang atau lebih yang
masing-masingmengajukan argumentasinya untuk memperkuat pendapatnya. Metode ini
lazim jugadisebut sebagai diskusi kelompok ( group discussion) dan resitasi
bersama (socializedrecitation)
a. Kebaikan metode diskusi
a. Kebaikan metode diskusi
1.Dapat memperluas wawasan peserta didik.
2. Dapat merangsang kreativitas peserta didik dalam memunculkan ide dalam
memecahkan suatu
3.Dapat mengembangkan sikap menghargai pendapat orang lain,
4.Dapat menumbuhkan partisipasi peserta didik menjadi lebih aktif.s
5.Suasana elas lebih hidup, sebab siswa mengarahkan perhatian ataupikirannya kepada masalah yang sedang didiskusikan.
5.Suasana elas lebih hidup, sebab siswa mengarahkan perhatian ataupikirannya kepada masalah yang sedang didiskusikan.
6.Dapat menaikan prestasi kepribadian individu, seperti: sikap
toleransi,demokrasi, berpikir kritis, sistematis, sabar dan sebagainya.
7.Kesimpulan hasil diskusi mudah dipahami siswa, karena mereka
mengikutiproses berpikir sebelum sampai kepada suatu kesimpulan.
8.Siswa dilatih belajar untuk mematuhi peraturan-peraturan dan tata tertiblayaknya
dalam suatu musyawarah.
9. Membantu murid untuk mengambil keputusan yang lebih baik.
10.Tidak terjebak kedalam pikiran individu yang kadang-kadang salah,
penuhprasangka dan sempit. Dengan diskusi seseorang dapat
mempertimbangkanalasan-alasan/pikiran-pikiran orang lain
b. Kekurangan metode diskusi
1. Kemungkin besar diskusi akan
dikuasai oleh peserta didik yang suka berbicara atau ingin menonjolkan diri,
2. Tidak dapat dipakai pada
kelompok yang besar,
3. Peserta mendapat informasi yang
terbatas,
4. Menyerap waktu yang cukup
banyak,
5. Tidak semua guru memahami cara
peserta didik melakukan diskusi.
6. Kadang-kadang bisa terjadi
adanya pandangan dari berbagai sudut bagimasalah yang dipecahkan, bahkan
mungkin pembicaraan menjadimenyimpang, sehingga memerlukan waktu yang panjang.
7. Dalam diskusi menghendaki
pembuktian logis, yang tidak terlepas dari fakta-fakta; dan tidak merupakan
jawaban yang hanya dugaan atau coba-coba saja.
8. Tidak
dapat dipakai pada kelompok yang besar.
9. Biasanya orang menghendaki
pendekatan yang lebih formal.
D. Metode demonstrasi /eksperimen
Metode demonstrasi adalah metode mengajar dengan
cara memperagakan barang, kejadian, aturan, dan urutan melakukan suatu
kegiatan, baik secara langsungmaupun melalui penggunaan media pengajaran yang
relevan dengan pokok bahasanatau materi yang sedang disajikan. Muhibbin Syah (
2000 ). Contoh metodedemonstrasi adalah seorang guru yang sedang mempraktekan
nyala logam natriumdan beberapa logam alkali lainnya di depan kelas dan siswa
memperhatikannyadengan sesksama.
a. Kelebihannya
1. Perhatian anak didik dapat di
pusatkan, dan titik berat yang di anggap penting oleh guru dapat di amati
2. Perhatian anak didik akan
lebih terpusat pada apa yang di Demonstrasikan, jadi proses anak didik akan
lebih terarah dan akan mengurangi perhatian anak didik kepada masalah lain
3. Dapat merangsang siswa
untuk lebih aktif dalam mengikuti proses belajar
4. Dapat menambah pengalaman anak
didik
5. Bisa membantu siswa ingat lebih
lama tentang materi yang di sampaikan
6. Dapat mengurangi kesalah
pahaman karna pengajaran lebih jelas dan kongkrit
7. Dapat menjawab semua masalah yang
timbul di dalam pikiran setiap siswa karna ikut serta berperan secara langsung.
8. Menambah keaktifan untuk
berbuat dan memecahkan sendiri sebuah permasalahan
9. Dapat melaksanakan metode ilmiah dengan baik
9. Dapat melaksanakan metode ilmiah dengan baik
b. Kekurangannya
1. Memerlukan waktu yang cukup
banyak
2. Apabila terjadi kekurangan
media, metode demonstrasi menjadi kurang efesien
3. Memerlukan biaya yang
cukup mahal, terutama untuk membeli bahan-bahannya
4. Memerlukan tenaga yang tidak
sedikit
5. Apabila siswa tidak aktif maka
metode demonstran menjadi tidak efektif.
6. Tidak semua mata pelajaran
dapat menggunakan metode ini
7. Murid yang kurang mempunyai
daya intelektual yang kuat kurang baik hasilnya.
E. Metode Latihan keterampilan
Metode latihan keterampilan adalah
suatu metode mengajar , dimana siswa diajak ke tempat latihan keterampilan
untuk melihat bagaimana cara membuat sesuatu, bagaimana cara menggunakannya,
untuk apa dibuat, apa manfaatnya dansebagainya. Contoh latihan keterampilan
membuat tas dari mute atau pernak-pernik.
a. Kelebihan
1. Dapat untuk memperoleh
kecakapan motoris, seperti menulis, melafalkan huruf,membuat dan menggunakan
alat-alat.
2. Dapat untuk memperoleh
kecakapan mental, seperti dalam perkalian, penjumlahan, pengurangan, pembagian,
tanda-tanda atau simbol, dan sebagainya.
3. Dapat membentuk kebiasaan dan
menambah ketepatan dan kecepatan pelaksanaan.
b. Kekurangan
b. Kekurangan
1. Menimbulkan penyesuaian secara
statis kepada lingkungan.
2. Kadang-kadang latihan yang
dilaksanakan secara berulang-ulang merupakan halyang monoton dan mudah
membosanka
BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
PENUTUP
KESIMPULAN
Dari pemaparan diatas dapat disimpulkan bahwa nilai di pandang sebagai sesuatu hal yang aktif yang di pengaruhi cara pertimbangan nilai, oleh karena itu ,wacana perolehan nilai akan terkait dengan pengaruh lingkungn dan bawaan atau cara orang menetapkan posisinya dalam mempertimbangkan nilai, dimana letak nilai, cara manusia memperoleh nilai, dan proses lahirnya nilai.
DAFTAR PUSTAKA
Mulyana,rahmat Mengartikulasikan Pendidikan nilai Pada Periode Klasik dan Pertengahan Bandung: Alfabeta, 2004
Alya ,Qonita kamus bahasa indonesia PT indah jaya adipratama 2009.
http://www.slideshare.net/alimrizqiana1/konsep-pendidikan-nilai
Mulyana,rahmat Mengartikulasikan Pendidikan nilai Pada Periode Klasik dan Pertengahan Bandung: Alfabeta, 2004
Alya ,Qonita kamus bahasa indonesia PT indah jaya adipratama 2009.
http://www.slideshare.net/alimrizqiana1/konsep-pendidikan-nilai
Tidak ada komentar:
Posting Komentar