PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN
TERHADAP KEBERHASILAN
BELAJAR SISWA
Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas mata
kuliah
Teori
Belajar Bahasa Indonesia
Di
susun oleh :
Mutia
Aprianti
(13.88.201.198)
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN
SASTRA INDONESIA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU
PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TANGERANG
TAHUN 2015
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Media pembelajaran merupakan salah satu unsur yang
penting dalam proses pembelajaran. Media pembelajaran adalah alat bantu apa saja
yang dapat dijadikan sebagai penyalur pesan guna mencapai tujuan pengajaran. (Djamarah
& Zain, 2013, p.121) . Media dapat membantu guru dalam mencapai tujuan
pembelajaran yang diinginkan. Sebagai salah satu unsur yang penting dalam
proses pembelajaran, media seringkali dilupakan oleh guru.
Yang banyak terjadi dalam proses pembelajaran, guru
hanya memberikan media pembelajaran yang monoton, sehingga siswa merasa bosan
dan jenuh dalam proses pembelajaran dan hal tersebut akan berpengaruh pada
tujuan pembelajaran. Karena media pembelajaran yang digunakan oleh guru sangat
monoton, maka pembelajaran menjadi tidak menyenangkan dan tujuan pembelajaran
yang diinginkan tidak tercapai.
Kita sebagai calon guru tentunya tidak ingin hal itu
terjadi. Oleh sebab itu, kita perlu mengetahui media pembelajaran dan
jenis-jenisnya agar ketika kita mengajar nanti kita dapat menyajikan media
pembekajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa dan tujuan pembelajaran yang
ingin dicapai.
B.
Rumusan
Masalah
1. Apa
yang dimaksud media pembelajaran?
2. Apa
manfaat media pembelajaran?
3. Apa
saja jenis-jenis media pembelajaran?
4. Apa
saja pertimbangan dalam memilih media pembelajaran?
C.
Tujuan
1. Untuk
memberikan pengetahuan kepada pembaca tentang pengertian media pembelajaran.
2. Untuk
memberikan pengetahuan kepada pembaca
manfaat media pembelajaran.
3. Untuk
memberikan pengetahun kepada pembaca
jenis-jenis media pembelajaran.
4. Untuk
memberikan pengetahuan kepada pembaca tentang pertimbangan dalam memilih media
pembelajaran.
BAB
II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian
Media Pembelajaran
Media
pembelajaran adalah alat bantu apa saja yang dapat dijadikan sebagai penyalur
pesan guna mencapai tujuan pengajaran. (Djamarah & Zain, 2013, p.121). Menurut
Hamdani (2011), “Media pembelajaran adalah alat yang bisa merangsang siswa
untuk terjadinya proses belajar mengajar”(p.244). Sedangkan menurut Arsyad
(2011), “Media pembelajaran memiliki pengertian alat bantu pada proses belajar
baik di dalam maupun di luar kelas”(p.7).
Jadi,
media pembelajaran adalah alat bantu yang digunakan dalam proses pembelajaran
agar tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan dapat tercapai.
Dalam proses
pembelajaran, media memiliki fungsi sebagai pembawa informasi dari sumber
(guru) menuju penerima (siswa). (Hamdani, 2011, p.245)
B.
Fungsi
dan Manfaat Media Pembelajaran
Menurut
Hamdani (2011) secara umum media
pembelajaran memiliki beberapa fungsi diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Menyaksikan
benda yang ada atau peristiwa yang terjadi pada masa lampau. Dengan perantaraan
gambar, potret, slide, film, video atau media yang lain, siswa dapat memperoleh
gambaran yang nyata tentang benda atau peristiwa sejarah.
2. Mengamati
benda atau peristiwa yang sukar dikunjungi, baik karena jaraknya jauh,
berbahaya, atau terlarang. Misalnya, video tentang kehidupan harimau di hutan,
keadaan dan kesibukan
di pusat reaktor nuklir, dan sebagainya.
3. Memperoleh
gambaran yang jelas tentang benda atau hal-hal yang sukar diamati secara
langsung karena ukurannya terlalu besar atau terlalu kecil. Misalnya, dengan
perantaraan potret, siswa dapat memperoleh gambaran yang jelas tentang
bendungan dan kompleks pembangkit listrik, dengan slide dan film, siswa
memperoleh gambaran tentang bakteri, amuda, dan sebagainya.
4. Mendengar
suara yang sukar ditangkap dengan telinga secara langsung.
5. Mengamati
dengan teliti binatang-binatang yang sukar diamati secara langsung karena sukar
ditangkap.
6. Mengamati
peristiwa-peristiwa yang jarang terjadi atau berbahaya untuk didekati.
7. Mengamati
dengan jelas benda-benda yang mudah rusak atau sukar diawetkan.
8. Dengan
mudah membandingkan sesuatu.
9. Dapat
melihat secara cepat suatu proses yang berlangsung secara lambat.
10. Dapat
melihat secara lambat gerakan-gerakan yang berlangsung secara cepat.
11. Mengamati gerakan-gerakan mesin atau alat yang
sukar diamati secara langsung.
12. Melihat
bagian-bagian yang tersembunyi dari suatu alat.
13. Melihat
ringkasan dari suatu rangkaian pengamatan yang panjang atau lama.
14. Dapat
menjangkau audiens yang besar jumlahnya dan mengamati suatu objek secara
serempak.
15. Dapat
belajar sesuai dengan kemampuan, minat, dan temponya masing-masing.
Selain fungsi-fungsi
tersebut, media pembelajaran juga memiliki dampak positif dalam proses
pembelajaran. Berikut ini dampak positif media pembelajaran menurut Arsyad
(2011), yaitu :
1. Penyampaian
pelajaran menjadi lebih baku. Setiap pelajar yang melihat atau mendengar
penyajian melalui media menerima pesan yang sama. Meskipun para guru
menafsirkan isi pelajaran dengan cara yang berbeda-beda.
2. Pembelajaran
bisa lebih menarik.
3. Pembelajaran
menjadi lebih interaktif dengan diterapkannya teori belajar dan prinsip-prinsip
psikologis yang diterima dalam hal partisipasi siswa , umpan balik dan
penguatan.
4. Lama
waktu pembelajaran diperlukan dapat dipersingkat karena kebanyakan media hanya
memerlukan waktu singkat untuk mengantarkan pesan dan isi pembelajaran dalam
jumlah yang cukup banyak dan kemungkinannya dapat diserap siswa.
5. Kualitas
hasil belajar dapat ditingkatkan bilamana integrasi kata dan gambar sebagai
media pembelajaran dapat mengomunikasikan elemen-elemen pengetahuan dengan cara
terorganisasikan dengan baik, spesifik, dan jelas.
Djamarah dan Zain
(2013) mengemukakan fungsi media pembelajaran yaitu sebagai berikut :
1. Media
sebagai alat bantu
Sebagai alat bantu,
media mempunyai fungsi melicinkan jalan menuju tercapainya tujuan pengajaran.
Hal ini dilandasi dengan keyakinan bahwa proses belajar mengajar dengan bantuan
media mempertinggi kegiatan belajar anak didik dalam tenggang waktu yang cukup
lama, itu berarti kegiatan belajar anak didik dengan bantuan media akan
menghasikan proses dan hasil belajar yang lebih baik daripada tanpa bantuan
media.
2. Media
sebagai sumber
Media sebagai sumber
belajar diakui sebagai alat bantu auditif, visual, dan audiovisual. Penggunaan
ketiga jenis sumber belajar ini tidak sembarangan, tetapi harus disesuaikan
dengan perumusan tujuan instruksional, dan tentu saja dengan kompetensi guru
itu sendiri, dan sebagainya.
Manfaat praktis dari penggunaan media pembelajaran
di dalam proses belajar mengajar sebagai berikut (Arsyad, 2011, p. 25) :
1. Media
pembelajaran dapat memperjelas penyajian pesan dan informasi sehingga dapat
memperlancar dan meningkatkan proses dan hasil belajar.
2. Media
pembelajaran dapat meningkatkan dan mengarahkan perhatian anak sehingga dapat
menimbulkan motivasi beajar, interaksi yang lebih langsungantara siswa dan
lingkungannya, dan kemungkinan siswa untuk belajar sendiri-sendiri sesuai
dengan kemampuan dan minatnya.
3. Media
pembelajaran dapat mengatasi keterbatasan indera, ruang, dan waktu.
4. Media
pembelajaran dapat memberikan kesamaan pengalaman kepada siswa tentang
peristiwa-peristiwa di lingkungan mereka, serta memungkinkan terjadinya
interaksi langsung dengan guru, masyarakat dan lingkungannya.
C.
Jenis-jenis
Media Pembelajaran
Berdasarkan
perkembangan teknologi, media pembelajaran dapat dikelompokkan ke dalam empat
kelompok (Arsyad, 2011, p.29) yaitu :
1. Media
hasil teknologi cetak
Teknologi cetak adalah
cara untuk menghasilkan atau menyampaikan materi, seperti buku dan materi
visual statis terutama melalui proses pencetakan mekanis atau fotografis. Kelompok
media hasil teknologi cetak meliputi : teks, grafik, foto, reprensentasi foto
dan reproduksi.
2. Media
hasil teknologi audio visual
Teknologi audio visual
cara menghasilkan atau menyampaikan materi dengan menggunakan mesin-mesin
mekanis dan elektronik untuk menyajikan pesan-pesan audio dan visual. Kelompok
media hasil teknologi audio-visual meiputi: mesin proyektor film, tape
recorder, dan proyektor visual yang lebar.
3. Media
hasil teknologi berbasis computer
Teknologi berbasis
computer merupakan cara menggunakan atau menyampaikan materi dengan menggunakan
sumber-sumber yang berbasis mikroprosesor.
4. Media
hasil teknologi gabungan
Teknologi gabungan
adalah cara untuk menghasilkan dan menyampaikan materi yang menggabungkan
pemakaian beberapa bentuk media yang dikendalikan komputer. Contoh : random
access memory, hard disk, monitor, video disk.
Hamdani membagi
jenis-jenis media pembelajaran ke dalam enam kelompok, yaitu:
1. Media
grafis
Contoh media grafis :
-
Gambar atau foto
-
Sketsa
-
Diagram
-
Bagan
-
Grafik
2. Teks
3. Audio
4. Grafik
5. Animasi
6. Video
Dilihat dari jenisnya,
media dibagi ke dalam :
1. Media
auditif
Media auditif adalah
media yang hanya mengandalkan kemampuan suara saja, seperti radio, cassette
recorder, piringan hitam.
2. Media
visual
Media visual adalah
media yang hanya mengandalkan indera penglihatan. Media visual ini ada yang
menampilkan gambar diam seperti film strip, slides foto, gambar atau lukisan,
dan cetakan.
3. Media
audiovisual
Media audiovisual
adalah media yang mempunyai unsure suara dan unsure gambar. Media ini dibagi
lagi ke dalam :
a. Audiovisual
diam, yaitu media yang menampilkan suara dan gambar diam seperti film bingkai
suara, film rangkai suara, dan cetak suara.
b. Audiovisual
gerak, yaitu media yang dapat menampilkan unsure suara dan gambar yang bergerak
seperti film dan video cassette.
Dilihat dari daya
liputnya, media dibagi dalam :
1. Media
dengan daya liput luas dan serentak
Penggunaan media ini
tidak terbatas oleh tempat dan ruang, contoh : radio dan televisi.
2. Media
dengan daya liput yang terbatas oleh ruang dan tempat
Media ini dalam
penggunaannya membutuhkan ruang dan temapat yang khusus seperti film, sound
slide, film rangkai yang harus menggunakan tempat yang tertutup dan gelap.
Dilihat dari bahan
pembuatannya, media dibagi dalam :
1. Media
sederhana
Media ini bahan
dasarnya mudah diperoleh dan harganya murah, cara pembuatannya mudah, dan
penggunaannya tidak sulit.
2. Media
kompleks
Media ini adalah media
yang bahan dan alat pembuatannya sulit diperoleh serta mahal harganya, sulit
membuatnya, dan penggunaannya memerlukan keterampilan yang memadai.
D.
Pertimbangan
dalam Pemilihan Media Pembelajaran
Dari
segi teori belajar, berbagai kondisi dan prinsip-prinsip psikologis yang perlu
mendapat pertimbangan dalam pemilihan dan penggunaan media adaah sebagai
berikut :
1. Motivasi
2. Perbedaan
individual
3. Tujuan
pembelajaran
4. Organisasi
isi
5. Persiapan
sebelum belajar
6. Emosi
7. Partisipasi
8. Umpan
balik
9. Penguatan
10. Latihan
dan penghargaan
11. Penerapan
Menurut
Sudjana dan Rivai (1991:5) dalam memilih media untuk kepentingan pengajaran
sebaiknya memperhatikan kriteria-kriteria
sebagai berikut :
1. Ketepatannya
dengan tujuan pengajaran
2. Dukungan
terhadap isi bahan pelajaran
3. Kemudahan
memperoleh media
4. Keterampilan
guru dalam menggunakannya
5. Tersedia
waktu untuk menggunakannya
6. Sesuai
dengan taraf berpikir siswa
Sanjaya dalam Hamdani
(2011 p. 257)) mengungkapkan pertimbangan lain dalam memilih media pembelajaran
yang tepat, yaitu dengan menggunakan kata ACTION :
1.
Access, artinya kemudahan akses menjadi
pertimbangan pertama dalam memilih media.
2.
Cost, artinya pertimbangan biaya.
3.
Technology, artinya ketersediaan
teknologinya dan kemudahan dalam penggunaannya.
4.
Interactivity, artinya mampu
menghadirkan komunikasi dua arah atau interaktivitas.
5.
Organization, artinya dukungan
organisasi atau lembaga dan cara pengorganisasiannya.
6.
Novelty, artinya aspek kebaruan dari
media yang dipilih. Media yang lebih baru biasanya lebih menarik dan lebih
baik.
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Media pembelajaran adalah alat bantu yang digunakan
dalam proses pembelajaran agar tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan dapat
tercapai. Dalam proses pembelajaran, media memiliki fungsi sebagai pembawa
informasi dari sumber (guru) menuju penerima (siswa). Fungsi media pembelajaran
sangat benyak, diantaranya : menyaksikan
benda yang ada atau peristiwa yang terjadi pada masa lampau, memperoleh
gambaran yang jelas tentang benda atau hal-hal yang sukar diamati secara
langsung karena ukurannya terlalu besar atau terlalu kecil, media sebagai alat
bantu, dan media sebagai sumber belajar.
Jenis-jenis media pembelajaran diantaranya : Media
grafis, contoh media grafis : Gambar atau foto, sketsa, diagram, bagan, grafik,
teks, audio, grafik, animasi, dan video. Dalam memilih media untuk kepentingan
pengajaran sebaiknya memperhatikan
kriteria-kriteria sebagai berikut : Ketepatannya dengan tujuan
pengajaran, dukungan terhadap isi bahan pelajaran, kemudahan memperoleh media,
keterampilan guru dalam menggunakannya, tersedia waktu untuk menggunakannya,
sesuai dengan taraf berpikir siswa.
DAFTAR
PUSTAKA
Arsyad,
Azhar. 2011. Media Pembelajaran.
Jakarta : Rajawali Pers.
Djamarah,
Syaiful Bahri dan Aswan Zain. 2013. Strategi
Belajar Mengajar. Jakarta : Rineka Cipta.
Hamdani.
2011. Strategi Belajar Mengajar.
Bandung : Pustaka Setia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar