Selasa, 22 Desember 2015



PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP KEBERHASILAN
BELAJAR SISWA
 Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah
Teori Belajar Bahasa Indonesia

Di susun oleh :
Mutia Aprianti
(13.88.201.198)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TANGERANG
TAHUN 2015




BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Media pembelajaran merupakan salah satu unsur yang penting dalam proses pembelajaran. Media pembelajaran adalah alat bantu apa saja yang dapat dijadikan sebagai penyalur pesan guna mencapai tujuan pengajaran. (Djamarah & Zain, 2013, p.121) . Media dapat membantu guru dalam mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan. Sebagai salah satu unsur yang penting dalam proses pembelajaran, media seringkali dilupakan oleh guru.
Yang banyak terjadi dalam proses pembelajaran, guru hanya memberikan media pembelajaran yang monoton, sehingga siswa merasa bosan dan jenuh dalam proses pembelajaran dan hal tersebut akan berpengaruh pada tujuan pembelajaran. Karena media pembelajaran yang digunakan oleh guru sangat monoton, maka pembelajaran menjadi tidak menyenangkan dan tujuan pembelajaran yang diinginkan tidak tercapai.
Kita sebagai calon guru tentunya tidak ingin hal itu terjadi. Oleh sebab itu, kita perlu mengetahui media pembelajaran dan jenis-jenisnya agar ketika kita mengajar nanti kita dapat menyajikan media pembekajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa dan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.

B.     Rumusan Masalah
1.      Apa yang dimaksud media pembelajaran?
2.      Apa manfaat media pembelajaran?
3.      Apa saja jenis-jenis media pembelajaran?
4.      Apa saja pertimbangan dalam memilih media pembelajaran?


C.    Tujuan
1.      Untuk memberikan pengetahuan kepada pembaca tentang pengertian media pembelajaran.
2.      Untuk memberikan pengetahuan kepada pembaca  manfaat media pembelajaran.
3.      Untuk memberikan pengetahun kepada pembaca  jenis-jenis media pembelajaran.
4.      Untuk memberikan pengetahuan kepada pembaca tentang pertimbangan dalam memilih media pembelajaran.
























BAB II
PEMBAHASAN


A.    Pengertian Media Pembelajaran
Media pembelajaran adalah alat bantu apa saja yang dapat dijadikan sebagai penyalur pesan guna mencapai tujuan pengajaran. (Djamarah & Zain, 2013, p.121). Menurut Hamdani (2011), “Media pembelajaran adalah alat yang bisa merangsang siswa untuk terjadinya proses belajar mengajar”(p.244). Sedangkan menurut Arsyad (2011), “Media pembelajaran memiliki pengertian alat bantu pada proses belajar baik di dalam maupun di luar kelas”(p.7).
Jadi, media pembelajaran adalah alat bantu yang digunakan dalam proses pembelajaran agar tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan dapat tercapai.
Dalam proses pembelajaran, media memiliki fungsi sebagai pembawa informasi dari sumber (guru) menuju penerima (siswa). (Hamdani, 2011, p.245)

B.     Fungsi dan Manfaat Media Pembelajaran
Menurut Hamdani (2011) secara umum  media pembelajaran memiliki beberapa fungsi diantaranya adalah sebagai berikut :
1.      Menyaksikan benda yang ada atau peristiwa yang terjadi pada masa lampau. Dengan perantaraan gambar, potret, slide, film, video atau media yang lain, siswa dapat memperoleh gambaran yang nyata tentang benda atau peristiwa sejarah.
2.      Mengamati benda atau peristiwa yang sukar dikunjungi, baik karena jaraknya jauh, berbahaya, atau terlarang. Misalnya, video tentang kehidupan harimau di hutan, keadaan dan kesibukan di pusat reaktor nuklir, dan sebagainya.
3.      Memperoleh gambaran yang jelas tentang benda atau hal-hal yang sukar diamati secara langsung karena ukurannya terlalu besar atau terlalu kecil. Misalnya, dengan perantaraan potret, siswa dapat memperoleh gambaran yang jelas tentang bendungan dan kompleks pembangkit listrik, dengan slide dan film, siswa memperoleh gambaran tentang bakteri, amuda, dan sebagainya.
4.      Mendengar suara yang sukar ditangkap dengan telinga secara langsung.
5.      Mengamati dengan teliti binatang-binatang yang sukar diamati secara langsung karena sukar ditangkap.
6.      Mengamati peristiwa-peristiwa yang jarang terjadi atau berbahaya untuk didekati.
7.      Mengamati dengan jelas benda-benda yang mudah rusak atau sukar diawetkan.
8.      Dengan mudah membandingkan sesuatu.
9.      Dapat melihat secara cepat suatu proses yang berlangsung secara lambat.
10.  Dapat melihat secara lambat gerakan-gerakan yang berlangsung secara cepat.
11.   Mengamati gerakan-gerakan mesin atau alat yang sukar diamati secara langsung.
12.  Melihat bagian-bagian yang tersembunyi dari suatu alat.
13.  Melihat ringkasan dari suatu rangkaian pengamatan yang panjang atau lama.
14.  Dapat menjangkau audiens yang besar jumlahnya dan mengamati suatu objek secara serempak.
15.  Dapat belajar sesuai dengan kemampuan, minat, dan temponya masing-masing.
Selain fungsi-fungsi tersebut, media pembelajaran juga memiliki dampak positif dalam proses pembelajaran. Berikut ini dampak positif media pembelajaran menurut Arsyad (2011), yaitu :
1.      Penyampaian pelajaran menjadi lebih baku. Setiap pelajar yang melihat atau mendengar penyajian melalui media menerima pesan yang sama. Meskipun para guru menafsirkan isi pelajaran dengan cara yang berbeda-beda.
2.      Pembelajaran bisa lebih menarik.
3.      Pembelajaran menjadi lebih interaktif dengan diterapkannya teori belajar dan prinsip-prinsip psikologis yang diterima dalam hal partisipasi siswa , umpan balik dan penguatan.
4.      Lama waktu pembelajaran diperlukan dapat dipersingkat karena kebanyakan media hanya memerlukan waktu singkat untuk mengantarkan pesan dan isi pembelajaran dalam jumlah yang cukup banyak dan kemungkinannya dapat diserap siswa.
5.      Kualitas hasil belajar dapat ditingkatkan bilamana integrasi kata dan gambar sebagai media pembelajaran dapat mengomunikasikan elemen-elemen pengetahuan dengan cara terorganisasikan dengan baik, spesifik, dan jelas.
Djamarah dan Zain (2013) mengemukakan fungsi media pembelajaran yaitu sebagai berikut :
1.      Media sebagai alat bantu
Sebagai alat bantu, media mempunyai fungsi melicinkan jalan menuju tercapainya tujuan pengajaran. Hal ini dilandasi dengan keyakinan bahwa proses belajar mengajar dengan bantuan media mempertinggi kegiatan belajar anak didik dalam tenggang waktu yang cukup lama, itu berarti kegiatan belajar anak didik dengan bantuan media akan menghasikan proses dan hasil belajar yang lebih baik daripada tanpa bantuan media.
2.      Media sebagai sumber
Media sebagai sumber belajar diakui sebagai alat bantu auditif, visual, dan audiovisual. Penggunaan ketiga jenis sumber belajar ini tidak sembarangan, tetapi harus disesuaikan dengan perumusan tujuan instruksional, dan tentu saja dengan kompetensi guru itu sendiri, dan sebagainya.
 Manfaat praktis dari penggunaan media pembelajaran di dalam proses belajar mengajar sebagai berikut (Arsyad, 2011, p. 25) :
1.      Media pembelajaran dapat memperjelas penyajian pesan dan informasi sehingga dapat memperlancar dan meningkatkan proses dan hasil belajar.
2.      Media pembelajaran dapat meningkatkan dan mengarahkan perhatian anak sehingga dapat menimbulkan motivasi beajar, interaksi yang lebih langsungantara siswa dan lingkungannya, dan kemungkinan siswa untuk belajar sendiri-sendiri sesuai dengan kemampuan dan minatnya.
3.      Media pembelajaran dapat mengatasi keterbatasan indera, ruang, dan waktu.
4.      Media pembelajaran dapat memberikan kesamaan pengalaman kepada siswa tentang peristiwa-peristiwa di lingkungan mereka, serta memungkinkan terjadinya interaksi langsung dengan guru, masyarakat dan lingkungannya.

C.    Jenis-jenis Media Pembelajaran
Berdasarkan perkembangan teknologi, media pembelajaran dapat dikelompokkan ke dalam empat kelompok (Arsyad, 2011, p.29)  yaitu :
1.      Media hasil teknologi cetak
Teknologi cetak adalah cara untuk menghasilkan atau menyampaikan materi, seperti buku dan materi visual statis terutama melalui proses pencetakan mekanis atau fotografis. Kelompok media hasil teknologi cetak meliputi : teks, grafik, foto, reprensentasi foto dan reproduksi.
2.      Media hasil teknologi audio visual
Teknologi audio visual cara menghasilkan atau menyampaikan materi dengan menggunakan mesin-mesin mekanis dan elektronik untuk menyajikan pesan-pesan audio dan visual. Kelompok media hasil teknologi audio-visual meiputi: mesin proyektor film, tape recorder, dan proyektor visual yang lebar.
3.      Media hasil teknologi berbasis computer
Teknologi berbasis computer merupakan cara menggunakan atau menyampaikan materi dengan menggunakan sumber-sumber yang berbasis mikroprosesor.
4.      Media hasil teknologi gabungan
Teknologi gabungan adalah cara untuk menghasilkan dan menyampaikan materi yang menggabungkan pemakaian beberapa bentuk media yang dikendalikan komputer. Contoh : random access memory, hard disk, monitor, video disk.
Hamdani membagi jenis-jenis media pembelajaran ke dalam enam kelompok, yaitu:
1.      Media grafis
Contoh media grafis :
-          Gambar atau foto
-          Sketsa
-          Diagram
-          Bagan
-          Grafik
2.      Teks
3.      Audio
4.      Grafik
5.      Animasi
6.      Video

Dilihat dari jenisnya, media dibagi ke dalam :
1.      Media auditif
Media auditif adalah media yang hanya mengandalkan kemampuan suara saja, seperti radio, cassette recorder, piringan hitam.
2.      Media visual
Media visual adalah media yang hanya mengandalkan indera penglihatan. Media visual ini ada yang menampilkan gambar diam seperti film strip, slides foto, gambar atau lukisan, dan cetakan.
3.      Media audiovisual
Media audiovisual adalah media yang mempunyai unsure suara dan unsure gambar. Media ini dibagi lagi ke dalam :
a.       Audiovisual diam, yaitu media yang menampilkan suara dan gambar diam seperti film bingkai suara, film rangkai suara, dan cetak suara.
b.      Audiovisual gerak, yaitu media yang dapat menampilkan unsure suara dan gambar yang bergerak seperti film dan video cassette.

Dilihat dari daya liputnya, media dibagi dalam :
1.      Media dengan daya liput luas dan serentak
Penggunaan media ini tidak terbatas oleh tempat dan ruang, contoh : radio dan televisi.
2.      Media dengan daya liput yang terbatas oleh ruang dan tempat
Media ini dalam penggunaannya membutuhkan ruang dan temapat yang khusus seperti film, sound slide, film rangkai yang harus menggunakan tempat yang tertutup dan gelap.

Dilihat dari bahan pembuatannya, media dibagi dalam :
1.      Media sederhana
Media ini bahan dasarnya mudah diperoleh dan harganya murah, cara pembuatannya mudah, dan penggunaannya tidak sulit.
2.      Media kompleks
Media ini adalah media yang bahan dan alat pembuatannya sulit diperoleh serta mahal harganya, sulit membuatnya, dan penggunaannya memerlukan keterampilan yang memadai.

D.    Pertimbangan dalam Pemilihan  Media Pembelajaran
Dari segi teori belajar, berbagai kondisi dan prinsip-prinsip psikologis yang perlu mendapat pertimbangan dalam pemilihan dan penggunaan media adaah sebagai berikut :
1.      Motivasi
2.      Perbedaan individual
3.      Tujuan pembelajaran
4.      Organisasi isi
5.      Persiapan sebelum belajar
6.      Emosi
7.      Partisipasi
8.      Umpan balik
9.      Penguatan
10.  Latihan dan penghargaan
11.  Penerapan

Menurut Sudjana dan Rivai (1991:5) dalam memilih media untuk kepentingan pengajaran sebaiknya memperhatikan  kriteria-kriteria sebagai berikut :
1.      Ketepatannya dengan tujuan pengajaran
2.      Dukungan terhadap isi bahan pelajaran
3.      Kemudahan memperoleh media
4.      Keterampilan guru dalam menggunakannya
5.      Tersedia waktu untuk menggunakannya
6.      Sesuai dengan taraf berpikir siswa

Sanjaya dalam Hamdani (2011 p. 257)) mengungkapkan pertimbangan lain dalam memilih media pembelajaran yang tepat, yaitu dengan menggunakan kata ACTION :
1.        Access, artinya kemudahan akses menjadi pertimbangan pertama dalam memilih media.
2.        Cost, artinya pertimbangan biaya.
3.        Technology, artinya ketersediaan teknologinya dan kemudahan dalam penggunaannya.
4.        Interactivity, artinya mampu menghadirkan komunikasi dua arah atau interaktivitas.
5.        Organization, artinya dukungan organisasi atau lembaga dan cara pengorganisasiannya.
6.        Novelty, artinya aspek kebaruan dari media yang dipilih. Media yang lebih baru biasanya lebih menarik dan lebih baik.










BAB III
PENUTUP

A.    Kesimpulan
Media pembelajaran adalah alat bantu yang digunakan dalam proses pembelajaran agar tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan dapat tercapai. Dalam proses pembelajaran, media memiliki fungsi sebagai pembawa informasi dari sumber (guru) menuju penerima (siswa). Fungsi media pembelajaran sangat benyak, diantaranya :  menyaksikan benda yang ada atau peristiwa yang terjadi pada masa lampau, memperoleh gambaran yang jelas tentang benda atau hal-hal yang sukar diamati secara langsung karena ukurannya terlalu besar atau terlalu kecil, media sebagai alat bantu, dan media sebagai sumber belajar.
Jenis-jenis media pembelajaran diantaranya : Media grafis, contoh media grafis : Gambar atau foto, sketsa, diagram, bagan, grafik, teks, audio, grafik, animasi, dan video. Dalam memilih media untuk kepentingan pengajaran sebaiknya memperhatikan  kriteria-kriteria sebagai berikut : Ketepatannya dengan tujuan pengajaran, dukungan terhadap isi bahan pelajaran, kemudahan memperoleh media, keterampilan guru dalam menggunakannya, tersedia waktu untuk menggunakannya, sesuai dengan taraf berpikir siswa.












DAFTAR PUSTAKA

Arsyad, Azhar. 2011. Media Pembelajaran. Jakarta : Rajawali Pers.
Djamarah, Syaiful Bahri dan Aswan Zain. 2013. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta : Rineka Cipta.
Hamdani. 2011. Strategi Belajar Mengajar. Bandung : Pustaka Setia. 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar